Spare in der Zeit, dann hast du in der Not. Hemat di waktu baik, maka akan ada di saat sulit.
"Spare in der Zeit, dann hast du in der Not" adalah sebuah pepatah Jerman yang artinya "Hemat di waktu baik, maka akan ada di saat sulit." Ini mengajarkan pentingnya menabung atau berhemat ketika keadaan masih baik, agar kita memiliki persediaan saat menghadapi masa-masa sulit atau darurat.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Misalnya, jika kamu bekerja dan mendapatkan gaji (Du arbeitest und bekommst ein Gehalt), alih-alih menghabiskan semua uangmu untuk bersenang-senang (Du gibst dein ganzes Geld für Vergnügungen aus), lebih baik sisihkan sebagian untuk ditabung (Speichere einen Teil deines Geldes).
Dengan begitu, ketika suatu saat kamu menghadapi masalah, seperti kehilangan pekerjaan (Wenn du Probleme hast, zum Beispiel deinen Job zu verlieren), kamu masih memiliki simpanan (hast du noch Ersparnisse).
Pelafalan dari pepatah ini adalah: "Sphare in der Tait, den hast du in der Not." Jadi, prinsip dari pepatah ini adalah melakukan perencanaan keuangan dan membuat cadangan (Finanzplanung und Rücklagenbildung), agar kita tidak terjebak dalam kesulitan saat situasi sulit datang.
Ini penting untuk masa depan yang lebih stabil (wichtige für eine stabilere Zukunft).
Ingatlah selalu, lebih baik untuk berhemat saat keadaan baik, agar kita tidak kesulitan nantinya.
(Es ist besser, in guten Zeiten zu sparen, damit wir später nicht in Schwierigkeiten geraten.)