To ghost someone Mengabaikan seseorang
'To ghost someone' adalah istilah dalam bahasa Inggris yang berarti mengabaikan seseorang secara tiba-tiba, terutama dalam konteks hubungan.
Ketika seseorang 'ghosting', mereka berhenti berkomunikasi tanpa menjelaskan alasan, seolah-olah mereka menghilang seperti hantu.
Dalam bahasa Indonesia, kita bisa menyebutnya 'mengabaikan seseorang'.
Pelafalan: "to ghost someone" - /tu gohst ˈsʌmwʌn/ Contoh dalam kalimat: 1. Jika kamu mulai berkencan dengan seseorang dan tiba-tiba dia tidak membalas pesanmu lagi, mungkin dia sedang ghosting kamu.
(If you start dating someone and suddenly they stop replying to your messages, they might be ghosting you.) Pelafalan: "if you start dating someone" - /ɪf ju stɑrt ˈdeɪtɪŋ ˈsʌmwʌn/ 2. Setelah beberapa minggu tidak mendengar kabar dari temanmu yang baru, kamu merasa seperti dia telah mengabaikan kamu.
(After a few weeks of not hearing from your new friend, you feel like he has ghosted you.) Pelafalan: "after a few weeks" - /ˈæftər ə fju wiks/ 3. Ghosting bisa sangat menyakitkan, terutama jika kamu berinvestasi dalam hubungan tersebut.
(Ghosting can be very hurtful, especially if you invested in the relationship.) Pelafalan: "ghosting can be very hurtful" - /ˈgoʊstɪŋ kæn bi ˈvɛri ˈhɜrtfəl/ Mengabaikan seseorang atau ghosting sering kali dianggap tidak sopan.
Sering kali, ini membuat orang merasa bingung dan terluka karena mereka tidak tahu apa yang salah.
Ingat, lebih baik untuk memberi tahu seseorang jika kamu tidak ingin melanjutkan hubungan, daripada ghosting mereka.
Pelafalan: "it’s better to tell someone" - /ɪts ˈbɛtər tu tɛl ˈsʌmwʌn/