2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | Japanese

食べすぎてしまいました。 Saya sudah makan terlalu banyak.

Tentu! Mari kita bahas kalimat '食べすぎてしまいました' (tabe sugite shimaimashita) yang artinya "Saya sudah makan terlalu banyak." Di sini, kita akan memecah kalimatnya: 1. 食べ (たべ / tabe) : Ini adalah bentuk dasar dari kata kerja "makan." - Contoh: おにぎりを食べます。 (Onigiri wo tabemasu) - "Saya makan onigiri." 2. すぎ (sugi) : Ini berarti "terlalu" dan digunakan setelah kata kerja untuk menunjukkan bahwa tindakan tersebut berlebihan.

- Contoh: うるさい (urusai - "berisik") menjadi うるさすぎる (urusai sugiru - "terlalu berisik").

3. て (te) : Ini adalah bentuk konektif yang menghubungkan bagian-bagian kalimat.

- Contoh: 食べて (tabete - "makan dan.

.

.").

4. しまいました (shimaimashita) : Ini adalah bentuk dari kata kerja 'する' (suru - "melakukan") dalam bentuk yang menunjukkan bahwa sesuatu sudah terjadi dan umumnya memiliki konotasi negatif, seperti penyesalan.

- Contoh: 買ってしまいました (katte shimaimashita - "Saya sudah membeli (sesuatu)").

Ketika digabungkan, '食べすぎてしまいました' berarti "Saya sudah makan terlalu banyak" dan menunjukkan penyesalan karena tindakan tersebut.

Pelafalan keseluruhan : "Tabe sugite shimaimashita." Contoh dalam kalimat lain : - お菓子を食べすぎてしまいました。(Okashi wo tabe sugite shimaimashita) - "Saya sudah makan terlalu banyak camilan." - 昨日、ピザを食べすぎてしまいました。(Kinou, piza wo tabe sugite shimaimashita) - "Kemarin, saya sudah makan terlalu banyak pizza." Ini adalah contoh yang gampang dipahami dan bisa membantu kamu dalam belajar bahasa Jepang!