Das Lernen von Tänzen kann eine Brücke zu anderen Kulturen sein. Belajar tarian dapat menjadi jembatan untuk budaya lain.
Das Lernen von Tänzen kann eine Brücke zu anderen Kulturen sein.
(Das bur-nen fon ten-tsen kan ain-eh brük-ke tsu and-ern kulturen zain.) Belajar tarian dapat menjadi jembatan untuk budaya lain.
Tarian seringkali mencerminkan nilai-nilai dan tradisi dari suatu masyarakat.
(Tarn-an sər-ing-kai men-tserts-min-ken ni-lai-nilai dan tra-di-si dari zua-tu ma-sya-rakat.) Contohnya, ketika kita belajar tarian Flamenco dari Spanyol, kita tidak hanya belajar gerakannya, tetapi juga mengenal sejarah dan semangat budaya Spanyol.
(Ken-ta kita bel-a-jar ta-ri-an Fla-men-ko dari Spanyol, kita ni-kah ha-nya bel-a-jar ger-a-kan-nya, te-ta-pi ju-ga me-ge-nal se-ja-ra dan se-ma-ngat bu-da-ya Spanyol.) In German: Ein weiteres Beispiel ist der schottische Volkstanz.
(Ain vai-ter-es bai-shpi-el ist der shottestche folk-tants.) Jika kita belajar tarian ini, kita juga akan mengetahui tentang kostum tradisional serta musik khas Skotlandia.
(Jika kita bel-a-jar ta-ri-an ini, kita ju-ga a-kan men-getahui ten-tang kos-tum tra-di-si-on-al ser-ta mu-sik khas Skotlandia.) Dengan belajar tarian dari berbagai budaya, kita menjadi lebih terbuka dan menghargai perbedaan.
(Den-gan bel-a-jar ta-ri-an dari ber-bagai bu-da-ya, kita men-ja-di le-bih ter-bu-ka dan men-ghar-gai per-be-da-an.) Das bedeutet, dass Tanzen (Danz-en) uns helfen kann, Freundschaften zu schließen.
(Us hen-fen kan, Freund-shaf-ten tsu schlie-sen.)