You should avoid the outdoors in spring. Kamu harus menghindari aktivitas di luar saat musim semi.
You should avoid the outdoors in spring.
(Kamu harus menghindari aktivitas di luar saat musim semi.) Musim semi (spring) adalah waktu yang indah, tetapi ada beberapa alasan mengapa kamu mungkin harus menghindari aktivitas di luar (outdoors) pada musim ini.
Alasan 1: Alergi Musim Semi (Spring Allergies) Banyak orang mengalami alergi karena serbuk sari (pollen) dari bunga-bunga.
Ini dapat menyebabkan bersin (sneezing), hidung tersumbat (stuffy nose), dan mata gatal (itchy eyes).
Contoh: Jika kamu pergi ke taman, kamu mungkin merasa tidak nyaman.
(If you go to the park, you might feel uncomfortable.) *Pelafalan: "banyak orang mengalami alergi" - /ˈbanyaɳ ˈorɡan emˈbrai aˈlerɡi/* Alasan 2: Cuaca yang Tidak Menentu (Unpredictable Weather) Cuaca di musim semi terkadang sulit diprediksi (difficult to predict).
Kamu bisa saja mengalami hujan (rain) mendadak, dan itu bisa membuatmu basah.
Contoh: Sehari bisa cerah (sunny), tetapi tiba-tiba berubah menjadi hujan.
(One day can be sunny, but suddenly change to rain.) *Pelafalan: "cuaca di musim semi" - /ˈtʃwatʃa di ˈmusim ˈseˈmi/* Alasan 3: Aktivitas Luar yang Berisiko (Risky Outdoor Activities) Beberapa orang melakukan aktivitas berburu (hunting) atau hiking yang bisa berbahaya, terutama jika tidak hati-hati (not careful).
Contoh: Dalam suasana ini, lebih baik untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan (indoor activities).
(In this situation, it's better to do indoor activities.) *Pelafalan: "menjadi lebih baik" - /mɛnˈdʒadi ˈlɛbih ˈbaɪk/* Jika kamu ingin tetap aktif (stay active), kamu bisa mencoba aktivitas di dalam ruangan, seperti membaca (reading), bermain game (playing games), atau berolahraga (exercising) di gym.
Ini bisa lebih aman dan nyaman.
(This can be safer and more comfortable.) Jadi, meskipun musim semi itu indah, kadang-kadang lebih baik untuk tinggal di dalam.
(So, even though spring is beautiful, sometimes it’s better to stay indoors.)