2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | English

Connecting flight Penerbangan Terkoneksi

Connecting Flight (Penerbangan Terkoneksi) Connecting flight adalah penerbangan yang membutuhkan penumpang untuk berpindah dari satu pesawat ke pesawat lainnya untuk sampai ke tujuan akhir.

Ini biasanya terjadi di bandara besar di mana satu maskapai atau beberapa maskapai beroperasi.

Pelafalan: /kəˈnɛktɪŋ flaɪt/ Contoh: Misalnya, jika kamu ingin terbang dari Jakarta ke New York, tetapi tidak ada penerbangan langsung, kamu mungkin harus terbang dari Jakarta ke Singapura terlebih dahulu, lalu dari Singapura terbang ke New York.

Pelafalan: Jakarta - /dʒɑˈkɑr.

tə/, New York - /njuː jɔːrk/, Singapura - /ˈsɪŋəpɔːr/ Dalam contoh ini, penerbangan dari Jakarta ke Singapura adalah penerbangan pertama, dan dari Singapura ke New York adalah penerbangan kedua.

Jadi, ini adalah contoh dari connecting flight.

Pelafalan contoh: "Penerbangan dari Jakarta ke Singapura dan kemudian ke New York adalah connecting flight." Beberapa hal yang perlu diingat tentang connecting flights: 1. Waktu Transit (Layover Time) : Penumpang harus memperhatikan waktu antara dua penerbangan.

Misalnya, jika ada selang waktu satu jam antara penerbangan di bandara, itu disebut layover.

Pelafalan: /ˈlaɪoʊvər/ 2. Check-In (Check-in) : Kadang-kadang, penumpang perlu melakukan check-in lagi untuk penerbangan kedua.

Pelafalan: /ˈtʃɛkɪn/ Contoh kalimat: "Saya harus melakukan check-in lagi di Singapura untuk penerbangan ke New York." Pelafalan: "Saya harus - /saɪ ˈhæf tʊ/ melakukan check-in lagi di Singapura untuk penerbangan ke New York." Dengan memahami connecting flights, kamu dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan memastikan kamu tidak ketinggalan penerbangan.