2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | French

Nul n'est prophète en son pays. Tidak ada yang menjadi nabi di negaranya sendiri.

"Nul n'est prophète en son pays" adalah sebuah ungkapan dalam Bahasa Prancis yang berarti "Tidak ada yang menjadi nabi di negaranya sendiri." (Pelafalan: [nyool neh pro-fet ahn sohn pee]).

Ungkapan ini mencerminkan pandangan bahwa seseorang mungkin tidak dihargai di tempat asalnya, meskipun di tempat lain dia mungkin akan sangat dihormati atau terkenal.

Misalnya, seorang seniman (Pelafalan: [sahn-ahr]) terkenal di negara lain tetapi di negara tempat tinggalnya sendiri, karyanya mungkin tidak begitu dihargai.

Ini menunjukkan bahwa kadang-kadang orang-orang terdekat kita mungkin tidak sepenuhnya mengerti atau menghargai bakat kita.

Contoh lain, seorang ilmuwan yang menemukan sesuatu yang sangat penting mungkin tidak diakui secara luas di negaranya sendiri, tetapi di luar negeri dia mendapatkan pengakuan dan penghargaan.

(Pelafalan: [eel-mahn]) Ini menunjukkan bagaimana kadang-kadang orang lebih menghargai sesuatu yang datang dari luar daripada yang berasal dari lingkungan mereka sendiri.

Secara keseluruhan, ungkapan ini mengingatkan kita bahwa pengakuan sering kali datang dari luar, dan kita mungkin harus mencari apresiasi di tempat lain.