Ojos que no ven, corazón que no siente. Mata yang tidak melihat, hati yang tidak merasakan.
'Ojos que no ven, corazón que no siente' adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Spanyol yang memiliki arti 'Mata yang tidak melihat, hati yang tidak merasakan.' Ungkapan ini menunjuk pada kenyataan bahwa jika seseorang tidak menyaksikan atau mengetahui sesuatu, mereka tidak akan merasakan dampak emosional dari hal tersebut.
Contoh dalam kalimat: - Spanish: "Si no veo lo que pasa, no me duele." - Pelafalan: *si no veo lo que pasa, no me duele* (si no veo loh ka pasa, no me duh-leh) - Indonesian: "Jika saya tidak melihat apa yang terjadi, saya tidak akan merasa sakit." Dalam konteks sehari-hari, ungkapan ini biasanya digunakan untuk menunjukkan bahwa lebih baik tidak tahu atau tidak melihat sesuatu yang menyakitkan agar hati tidak merasakan kesedihan.
Contoh lain: - Spanish: "A veces, es mejor ignorar ciertos problemas." - Pelafalan: *a ve-ses, es mejor ig-no-rar ser-tos pro-ble-mas* (a ve-ses es meh-or ig-no-rar ser-tos pro-ble-mas) - Indonesian: "Terkadang, lebih baik mengabaikan masalah tertentu." Dengan memahami ungkapan ini, kita bisa belajar untuk mengelola perasaan kita terkait dengan informasi yang tidak selalu menyenangkan.