2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | English

In the end, we only regret the chances we didn't take. (Pada akhirnya, kita hanya menyesali kesempatan yang tidak kita ambil.)

Kalimat "In the end, we only regret the chances we didn't take" artinya di dalam bahasa Indonesia adalah "Pada akhirnya, kita hanya menyesali kesempatan yang tidak kita ambil." Pelafalan: - In the end (in dhe end) - we only regret (wi oʊnli rɪˈɡrɛt) - the chances we didn't take (ðə ˈtʃænsɪz wi ˈdɪdənt teɪk) Kalimat ini mengandung makna bahwa sering kali kita merasa kecewa atau menyesal akan kesempatan yang kita tidak ambil, bukan yang kita ambil.

Contoh: - Misalnya, jika kamu memiliki kesempatan untuk belajar di luar negeri tetapi takut mencoba, mungkin beberapa tahun kemudian kamu akan merasa "I should have gone" (seharusnya saya pergi).

- (I should have gone) artinya (seharusnya saya pergi).

Contoh lain bisa juga seperti ini: - Jika ada kesempatan untuk berbicara di depan orang banyak, tetapi kamu memilih untuk tidak melakukannya karena takut, kamu bisa menyesal di kemudian hari dan berpikir "Why didn't I speak?" (Kenapa saya tidak berbicara?).

Ini mengajarkan kita bahwa seharusnya kita lebih berani untuk mencoba hal-hal baru, karena peluang yang tidak diambil bisa menjadi penyesalan.

Pelafalan tambahan: - Why didn't I speak? (waɪ ˈdɪdənt aɪ spiːk) Menyesali kesempatan adalah bagian dari hidup, tetapi menjaga pikiran terbuka untuk mencoba adalah kunci untuk tidak menyesal di masa depan.