Chi va a letto senza cena, va a letto con la coscienza serena. Siapa yang tidur tanpa makan malam, tidur dengan tenang.
"Chi va a letto senza cena, va a letto con la coscienza serena" adalah sebuah pepatah Italia yang berarti "Siapa yang tidur tanpa makan malam, tidur dengan tenang." (Siapa yang 'chi' tidur 'va a letto' tanpa 'senza' makan malam 'cena', tidur 'va a letto' dengan 'con' tenang 'serena'.).
Pelafalan: - Chi (ki) - Va a letto (va a let-toh) - Senza (sen-tsa) - Cena (che-na) - Con la coscienza (kon la ko-syent-sah) - Serena (se-re-na) Makna dari pepatah ini mengajarkan bahwa jika seseorang tidak melakukan hal yang salah atau tidak merasa bersalah tentang sesuatu, dia akan bisa tidur nyenyak meski tanpa makan malam.
Ini menyiratkan pentingnya menjaga integritas dan melakukan yang terbaik dalam hidup.
Contoh dalam kalimat: “Sehari-hari, saya berusaha untuk tidak berbohong.
Chi dice la verità, si sente più sereno.
(Siapa yang mengatakan kebenaran, merasa lebih tenang.)” Pelafalan: - Sehari-hari (se-ha-ri-ha-ri) - Saya (sa-ya) - Berusaha (ber-u-sa-ha) - Berbohong (ber-bo-hong) - Chi dice la verità (ki di-che la ve-ri-ta) - Si sente più sereno (si sen-te pyu se-re-no) Pepatah ini juga mengajarkan nilai moral agar kita tidak menyimpan beban pikiran saat kita tidur.
Sebagai pemula dalam bahasa Italia, pelajari dan hafalkan kalimat ini untuk memahami makna di baliknya!