Burning the candle at both ends. Membakar lilin di kedua ujungnya.
Burning the candle at both ends (membakar lilin di kedua ujungnya) adalah sebuah idiom yang berarti melakukan terlalu banyak hal sekaligus sehingga membuat diri kita kelelahan.
Ini biasanya terjadi ketika seseorang bekerja sangat keras di siang hari dan juga begadang di malam hari, menyebabkan kurang tidur dan stres.
Pelafalan: - Burning the candle at both ends: /ˈbɜrnɪŋ ðə ˈkændl æt boʊθ ɛndz/ Misalnya, jika kamu bekerja dari pagi hingga sore, kemudian menghadiri kelas malam dan juga menghabiskan waktu untuk bersosialisasi, kamu mungkin merasa sangat lelah.
Contohnya: - In English : "Maria is burning the candle at both ends by working during the day and studying at night." - Dalam Bahasa Indonesia : "Maria membakar lilin di kedua ujungnya dengan bekerja di siang hari dan belajar di malam hari." Hal ini tidak baik untuk kesehatan kita.
Jika kita terus-menerus melakukan ini, kita bisa merasa stres dan kelelahan.
Pelafalan untuk contoh : - "Maria is burning the candle at both ends": /mɑˈriːə ɪz ˈbɜrnɪŋ ðə ˈkændl æt boʊθ ɛndz/ - "dengan bekerja di siang hari dan belajar di malam hari": /dɛŋan bɛˈkərʤa di ˈsiːaŋ ˈhɑri dɛn bɛˈlajar di ˈmɑlɛm ˈhɑri/ Jadi, penting untuk mengatur waktu dengan baik dan tidak membakar lilin di kedua ujungnya agar tetap sehat.