2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | English

Eat to live, don’t live to eat. Makan untuk hidup, jangan hidup untuk makan.

"Eat to live, don’t live to eat" adalah sebuah ungkapan yang mengajarkan kita untuk menyadari tujuan kita dalam makan.

Pelafalan: "it tu liv, doun't liv tu it." Artinya, kita makan untuk mendapatkan energi dan nutrisi yang membantu tubuh kita berfungsi dengan baik.

Makanan seharusnya menjadi sumber energi, bukan fokus utama dalam hidup kita.

Contohnya, jika kita hanya berpikir tentang makanan setiap saat, mungkin kita jadi kehilangan waktu atau kesehatan.

Dalam bahasa Indonesia, bisa kita katakan, "Jika kita hanya fokus pada makanan, kita bisa lupa untuk menikmati aktivitas lain yang lebih penting, seperti berolahraga atau bersosialisasi." Pelafalan contoh: "Jikah kita hanyah fokas pada makanan, kita bisa lupa untuk menikmati aktivitas lain." Sebagai contoh lain, misalnya, seseorang yang selalu berpikir untuk makan makanan enak setiap saat—seperti pizza atau es krim—boleh jadi tidak memperhatikan asupan sayuran dan buah yang penting untuk kesehatan.

Dalam hal ini, kita bisa mengatakan, "Makan makanan sehat, seperti sayuran, lebih baik untuk tubuh kita." Pelafalan: "Makan makanan sehat, seperti sayuran, lebih baik untuk tubuh kita." Intinya adalah, kita harus menikmati makanan, tetapi jangan sampai makanan menguasai segalanya dalam hidup kita.

Fokuslah pada keseimbangan dan kesehatan.

Maka, ingatlah untuk "eat to live," atau "makan untuk hidup." Pelafalan: "Eat tu liv," "atau makan untuk hidup."