Em tempos de dificuldade, a família é tudo. - Di saat-saat sulit, keluarga adalah segalanya.
"Em tempos de dificuldade, a família é tudo." (em tem-pos de di-fi-cul-da-de, a fa-mí-li-a é tu-do) adalah frase yang mengungkapkan betapa pentingnya keluarga saat menghadapi tantangan hidup.
Dalam situasi sulit, dukungan dari keluarga menjadi sangat berarti.
Contohnya, saat seseorang kehilangan pekerjaan, mereka mungkin merasa takut dan tidak berdaya.
Namun, jika mereka memiliki keluarga yang mendukung, mereka dapat merasa lebih kuat dan termotivasi untuk mencari pekerjaan baru.
Sebagai contoh dalam bahasa Portugis: "Quando eu perdi meu emprego, minha família me apoiou muito." (quan-do eu per-di meu em-pre-go, min-ha fa-mí-li-a me a-po-i-ou mui-to) yang berarti "Ketika saya kehilangan pekerjaan, keluarga saya sangat mendukung saya." Maka, dalam situasi sulit, keluarga bisa memberikan dukungan emosional, finansial, dan membuat kita merasa tidak sendirian.
Secara keseluruhan, "Em tempos de dificuldade, a família é tudo" menunjukkan bahwa keluarga adalah sumber kekuatan dan kebahagiaan di saat-saat yang menantang.