Faça o que ama e nunca trabalhará um dia na vida. Lakukan apa yang kamu cintai dan kamu tidak akan bekerja seumur hidup.
Frasa "Faça o que ama e nunca trabalhará um dia na vida" (Pelafalan: "Fah-sah oo keh ah-mah ee nun-kah tra-ba-lah-rah um dee-ah nah vee-dah") berarti "Lakukan apa yang kamu cintai dan kamu tidak akan bekerja seumur hidup." Ini mengajarkan bahwa jika kita melakukannya dengan penuh cinta, maka pekerjaan tidak akan terasa berat.
Contohnya, misalkan seseorang sangat menyukai menggambar (drawing).
Jika dia memilih untuk menjadi seorang seniman, dia akan merasa bahagia setiap kali menggambar.
Jadi, dia tidak akan merasa seperti sedang bekerja karena dia melakukan apa yang dia cintai.
Dalam bahasa Portugis, kita bisa berkata: "Se eu amo desenhar, então eu não sinto que estou trabalhando." (Pelafalan: "See eh-oo ah-moh deh-zen-yar, en-tah-o eh-oo nah-o seen-too keh eh-stoh tra-ba-lan-do.") Di sisi lain, jika seseorang hanya memilih pekerjaan yang tidak disukainya, seperti pekerjaan yang membosankan, dia mungkin merasa tertekan setiap hari.
Misalnya, "Se eu odeio meu trabalho, eu vou me sentir cansado." (Pelafalan: "See eh-oo oh-deh-ee-oh meh-oo tra-ba-lho, eh-oo voh mee seen-teer kahn-sah-do.") Pesan penting dari frasa ini adalah pentingnya mengikuti passion (passion: pelafalan "pah-shun") atau apa yang kita cintai.
Dengan melakukan itu, kita akan menemukan kebahagiaan dalam pekerjaan kita, dan seolah-olah kita tidak lagi bekerja.
Sehingga, mari kita temukan hal-hal yang membuat kita bahagia dan jalani hidup dengan penuh semangat!