2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | Portuguese

A arte está no olhar de quem vê. Seni ada di mata yang melihat.

'A arte está no olhar de quem vê.' (A arte está no olhar de quem vê / a ahr-teh es-tah nu oh-lar dji keen veh) adalah ungkapan yang menyatakan bahwa nilai dan interpretasi seni sangat bergantung pada perspektif seseorang.

Dalam artinya, seni tidak hanya terletak pada karya itu sendiri, tetapi juga pada bagaimana orang melihat dan merasakannya.

Contohnya, ketika kita melihat lukisan.

Satu orang mungkin melihat keindahan dan ketenangan dalam warna-warna yang digunakan, enquanto outra pessoa pode ver tristeza ou confusão (sementara orang lain dapat melihat kesedihan atau kebingungan).

Ini menunjukkan bahwa pengalaman seni bisa sangat beragam tergantung pada latar belakang dan perasaan penontonnya.

Misalnya, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam.

Para pengamat bisa merasakan kedamaian, na nostalgia, atau mesmo uma conexão com a natureza (atau bahkan sebuah koneksi dengan alam).

Oleh karena itu, kita bisa mengatakan bahwa seni benar-benar ada di "mata" si penonton—setiap orang membawa pengalaman dan emosi mereka sendiri saat melihat karya seni.

Dengan kata lain, apa yang dianggap sebagai "seni yang bagus" atau "indah" bisa berbeda-beda untuk setiap individu.

Isso enfatiza a importância de ter uma mente aberta e respeitar diferentes opiniões (Ini menekankan pentingnya memiliki pikiran terbuka dan menghargai pendapat yang berbeda).