Block and delete Blokir dan hapus
Block and Delete (Blokir dan Hapus) 'Block and delete' adalah tindakan yang sering kamu lakukan di media sosial atau aplikasi pesan.
Dalam Bahasa Indonesia, ini bisa kita artikan sebagai 'blokir dan hapus.' Mari kita lihat dua istilah ini lebih dalam.
1. Block (Blokir) *Pelafalan: blok-ir* Blokir berarti menghentikan komunikasi dengan seseorang.
Misalnya, jika kamu menemukan seseorang yang mengganggu di media sosial, kamu bisa memblokirnya.
Dengan cara ini, orang itu tidak bisa lagi menghubungimu atau melihat profilmu.
Contoh: Kamu menerima pesan yang tidak nyaman dari seseorang, jadi kamu memilih untuk blokir mereka di aplikasi chat.
“I blocked him on WhatsApp.
” (Saya memblokirnya di WhatsApp.) 2. Delete (Hapus) *Pelafalan: ha-pus* Hapus berarti menghilangkan sesuatu.
Dalam konteks digital, ini bisa berarti menghapus pesan, foto, atau bahkan akun.
Misalnya, kamu bisa menghapus semua pesan dari seseorang yang sudah kamu blokir.
Contoh: Setelah memblokir, kamu dapat menghapus semua pesan yang mereka kirim kepadamu agar tidak muncul lagi.
“I deleted the chat history.
” (Saya menghapus riwayat chat.) Gabungan 'blokir dan hapus' (block and delete) adalah strategi untuk menjaga kesehatan mentalmu.
Jika ada orang atau pesan yang membuatmu merasa tidak nyaman, lebih baik untuk langsung menggunakan cara ini.
Contoh Situasi: Misalkan kamu mendapatkan banyak komentar negatif di post Instagram.
Kamu bisa: 1. Blokir orang-orang yang memberikan komentar negatif.
“I blocked the trolls.
” (Saya memblokir para troll.) 2. Hapus komentar tersebut agar tidak mengganggu lagi.
“I deleted the negative comments.
” (Saya menghapus komentar negatif.) Dengan cara ini, kamu bisa menjaga ruang digitalmu tetap positif!