2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Wie man in den Wald hineinruft, so schallt es heraus. Seperti kita memanggil ke dalam hutan, begitu suara kembali.

'Wie man in den Wald hineinruft, so schallt es heraus.' (vi: man in den valt hin-ein-ruf-t, zo shalt es he-raus) adalah eine deutsche Redewendung, yang berarti "seperti kita memanggil ke dalam hutan, begitu suara kembali." Pendek kata, ini mengajarkan kita bahwa tindakan dan kata-kata kita akan kembali kepada kita.

Jika kita bersikap baik dan positif, maka orang lain juga akan bersikap baik kepada kita.

Sebaliknya, jika kita bersikap negatif atau kasar, maka kita juga akan menerima hal yang serupa.

Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari: Jika seseorang berkata "Hallo!" (halo) dengan senyuman, orang lain biasanya akan membalas dengan "Hallo!" (halo) dan senyuman juga.

Ini menunjukkan bahwa sikap positif akan menarik sikap positif kembali.

Jika sebaliknya, kita berkata dengan nada marah atau kasar, mungkin kita akan mendapatkan respons yang sama, seperti perdebatan atau ketegangan.

Dalam kasus lain, misalnya di sekolah.

Jika kamu membantu temanmu belajar dan mendukungnya, kemungkinan besar dia juga akan membantu kamu di saat kamu membutuhkan sesuatu.

Ini adalah contoh penerapan dari kalimat tersebut dalam pertemanan.

Jadi, ingatlah bahwa apa yang kita ucapkan dan lakukan kepada orang lain bisa mempengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan kita.

Pesan utama dari ungkapan ini adalah 'Tindakan kita memiliki dampak.' (Unsere Taten haben Einfluss.) (Un-se-re Ta-ten ha-ben Ein-fluss.) Jadi, mari kita berusaha untuk selalu memanggil dengan suara yang baik, seperti "Bis bald!" (sampai jumpa) atau "Tschüss!" (dadah) agar suaranya kembali kepada kita dengan cara yang positif.