In der Not erkennt man den Freund. Dalam kesulitan, kita mengenali sahabat.
"In der Not erkennt man den Freund" (in der not ēr-kennt man den froind) adalah peribahasa Jerman yang berarti "Dalam kesulitan, kita mengenali sahabat." Frasa ini mengungkapkan bahwa saat-saat sulit adalah saat yang tepat untuk mengetahui siapa teman sejati kita.
Contoh: Misalkan Anda menghadapi masalah besar, seperti kehilangan pekerjaan.
Dalam situasi seperti ini, Anda mungkin melihat siapa saja yang mendukung Anda.
Seseorang yang membantu Anda mencari pekerjaan baru atau hanya mendengarkan masalah Anda adalah teman sejati.
Dalam bahasa Jerman, kita bisa mengatakan: "Wenn ich meinen Job verliere, werde ich wissen, wer meine wahren Freunde sind." (ven ich mainen yob fer-li-re, ve-re ich vis-en, veer main-e va-ren froind-e zind).
Pelajaran dari peribahasa ini adalah pentingnya mengenali orang-orang yang benar-benar peduli dan siap membantu ketika kita mengalami masa sulit.
Ini menunjukkan nilai dari persahabatan yang tulus.
Untuk lebih memahami, coba ingat momen ketika Anda mengalami kesulitan, siapa saja yang datang membantu Anda, itu adalah teman sejati Anda.
Ringkasan: "In der Not erkennt man den Freund" menginginkan kita untuk menghargai teman yang selalu ada untuk kita, terutama dalam situasi yang sulit.
Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami maksud dari peribahasa tersebut!