File for bankruptcy Mengajukan kebangkrutan
File for bankruptcy (Mengajukan kebangkrutan) Mengajukan kebangkrutan adalah proses hukum di mana seseorang atau perusahaan yang tidak dapat membayar utangnya mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mendapatkan perlindungan dari kreditur.
Dalam English, kita sebut "file for bankruptcy." (faɪl fɔr ˈbæŋkrʌptsi).
Contoh dalam kalimat: - "Dia harus mengajukan kebangkrutan karena tidak mampu membayar utangnya." - "He had to file for bankruptcy because he couldn't pay his debts." (hi hæd tuː faɪl fɔr ˈbæŋkrʌptsi bɪˈkɔz hi ˈkʊdnt peɪ hɪz dɛts).
Ada beberapa jenis kebangkrutan, tetapi yang paling umum adalah Chapter 7 dan Chapter 13. - Chapter 7 (ˈʧæptər sɛvən) adalah proses di mana aset yang dimiliki dijual untuk membayar kreditur.
- Chapter 13 (ˈʧæptər θɜrˈti:n) adalah rencana pembayaran yang lebih fleksibel, di mana debitur membuat rencana untuk membayar utang dalam jangka waktu tertentu.
Contoh lain: - "Setelah mengajukan kebangkrutan, dia merasa lebih tenang." - "After filing for bankruptcy, he felt relieved." (ˈæftər ˈfaɪlɪŋ fɔr ˈbæŋkrʌptsi, hi fɛlt rɪˈlivd).
Penting untuk diingat bahwa mengajukan kebangkrutan bisa mempengaruhi skor kredit.
(Important to remember that filing for bankruptcy can affect credit score.) - "Kebangkrutan dapat tetap terlihat di laporan kredit selama 7 hingga 10 tahun." - "Bankruptcy can remain on your credit report for 7 to 10 years." (ˈbæŋkrʌptsi kǽn rɪˈmeɪn ɒn jʊr ˈkrɛdɪt rɪˈpɔrt fɔr ˈsɛvən tuː tɛn jɪrz).
Kesimpulannya, mengajukan kebangkrutan adalah jalan terakhir untuk mengatasi utang yang tidak terbayar.
(In conclusion, filing for bankruptcy is a last resort to handle unpaid debts.)