約束をする berjanji
'約束をする' (やくそくをする, yakusoku o suru) berarti 'berjanji' dalam bahasa Jepang.
Konsep berjanji sangat penting dalam budaya Jepang, karena menunjukkan kepercayaan dan keseriusan dalam hubungan antar individu.
Ketika kita menggunakan frasa ini, kita bisa mengingat bahwa約束 (やくそく, yakusoku) berarti 'janji' dan を (o) adalah partikel yang menunjukkan objek dari kata kerja.
Sementara itu, する (suru) berarti 'melakukan'.
Jadi, secara harfiah, '約束をする' berarti 'melakukan janji'.
Contoh penggunaan dalam kalimat: 1. 私は友達と明日会う約束をしました。 (わたしはともだちとあしたあうやくそくをしました。) Pelafalan: Watashi wa tomodachi to ashita au yakusoku o shimashita.
Arti: Saya berjanji untuk bertemu dengan teman saya besok.
2. 彼は明日までに宿題をする約束をしました。 (かれはあしたまでにしゅくだいをするやくそくをしました。) Pelafalan: Kare wa ashita made ni shukudai o suru yakusoku o shimashita.
Arti: Dia berjanji untuk mengerjakan PR sampai besok.
Dalam situasi sehari-hari, kita sering menggunakan つもり (tsumori), yaitu 'berniat' saat berbicara tentang rencana atau janji yang diangkat.
Misalnya: 3. 明日映画を見るつもりです。 (あしたえいがをみるつもりです。) Pelafalan: Ashita eiga o miru tsumori desu.
Arti: Saya berniat untuk menonton film besok.
Dengan menggunakan '約束をする', kita tidak hanya menunjukkan niat kami, tetapi juga komitmen dalam memenuhi janji tersebut.
Berhati-hatilah untuk selalu mematuhi janji yang telah dibuat, karena ini sangat dihargai di Jepang.