2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Ich habe Durst. Saya haus.

'Ich habe Durst' berarti 'Saya haus' dalam bahasa Indonesia.

Mari kita bahas setiap kalimat.

1. Ich habe Durst.

(Pelafalan: [ikh hah-beh doo-rrst]) Dalam kalimat ini, "Ich" berarti "saya", "habe" berarti "punya", dan "Durst" berarti "haus".

Jadi, secara langsung, kalimat ini mengungkapkan bahwa "saya merasa haus" atau "saya memiliki rasa haus".

2. Saya haus.

(Pelafalan: [sa-ya haus]) Kalimat ini adalah bentuk yang lebih sederhana dalam bahasa Indonesia.

Di sini, "haus" juga berarti "haus" dalam konteks perasaan kehausan.

Contoh dalam konteks: Jika kamu sedang beraktivitas di luar sehari-hari seperti bermain atau berolahraga, kamu mungkin akan merasa haus dan bisa langsung mengatakan: - Saat kamu merasa kehausan, kamu bisa bilang: "Ich habe Durst!" (Pelafalan: [ikh hah-beh doo-rrst]) - Dan jika menggunakan bahasa Indonesia, kamu bisa mengatakan: "Saya haus!" (Pelafalan: [sa-ya haus]) Dengan pernyataan ini, orang-orang di sekitar kamu akan mengerti bahwa kamu membutuhkan minuman atau cairan.

Dengan latihan lebih lanjut, kamu bisa mengganti kata "Durst" dengan kata lain, untuk menciptakan kalimat baru.

Misalnya, jika kamu ingin mengatakan "Saya lapar", dalam bahasa Jerman kamu bisa mengatakan "Ich habe Hunger." (Pelafalan: [ikh hah-beh hoon-ger]).

Semoga penjelasan ini membantu dalam belajar bahasa Jerman!