2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Könnten wir den Termin am Telefon besprechen? Bisakah kita membahas janji itu melalui telepon?

Tentu! Mari kita bahas frasa 'Könnten wir den Termin am Telefon besprechen?' atau dalam bahasa Indonesia 'Bisakah kita membahas janji itu melalui telepon?' Penjelasan: 1. Könnten wir (Kön-ten veer) - "Bisakah kita" Kata 'Könnten' berasal dari kata 'können' yang berarti 'bisa' atau 'dapat'.

Dalam konteks ini, kita menggunakan bentuk sopan dalam bertanya.

2. den Termin (den Ter-min) - "janji itu" 'Termin' berarti 'janji' atau 'pertemuan'.

Kata 'den' adalah artikel dalam bentuk akusatif, yang digunakan di sini karena 'Termin' adalah objek dari kalimat.

3. am Telefon (am Te-le-fon) - "melalui telepon" Frasa ini menunjukkan cara komunikasi yang diinginkan.

'Am' adalah preposisi 'di' atau 'pada', dan 'Telefon' berarti 'telepon'.

4. besprechen (be-shpre-chen) - "membahas" Kata kerja ini berarti 'membahas' atau 'diskusikan'.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat: - Di situasi formal: Jika Anda ingin membuat pertemuan resmi, Anda bisa berkata: "Könnten wir den Termin am Telefon besprechen?" (Kön-ten veer den Ter-min am Te-le-fon be-shpre-chen?) - "Bisakah kita membahas janji itu melalui telepon?" - Mengkonfirmasi pertemuan: Misalnya, setelah mengatur waktu, Anda dapat menambahkan: "Das klingt gut, könnten wir den Termin am Telefon besprechen?" (Das klinkt gut, kön-ten veer den Ter-min am Te-le-fon be-shpre-chen?) - "Itu terdengar baik, bisakah kita membahas janji itu melalui telepon?" Dengan mempelajari frasa ini, Anda bisa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang yang berbahasa Jerman ketika ingin mendiskusikan janji atau pertemuan.