2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | German

Die Schule ist wie eine Lebensschule, die niemals endet.

'Die Schule ist wie eine Lebensschule, die niemals endet' berarti "Sekolah itu seperti sekolah kehidupan yang tidak pernah berakhir." (Sekolah adalah tempat kita belajar tidak hanya ilmu, tetapi juga tentang kehidupan.) Di dalam konteks ini, kita bisa melihat bahwa pendidikan berlangsung sepanjang hayat.

Kita tidak hanya belajar ketika kita duduk di bangku sekolah, tetapi juga melalui pengalaman sehari-hari.

Jadi, ini adalah pengingat bahwa setiap pengalaman bisa menjadi pelajaran.

Contohnya adalah saat kamu berbicara dengan orang-orang dari latar belakang berbeda.

(Ich spreche mit Menschen aus verschiedenen Hintergründen.) (Ayat ini bisa diucapkan: "Ik shprekh mit menshen aus fershidenen hintergründen.") Dari interaksi ini, kita belajar tentang toleransi dan pengertian.

Juga, ketika kita melakukan kesalahan, itu adalah bagian dari belajar.

(Wenn wir Fehler machen, ist das Teil des Lernens.) (Pelafalan: "Ven vir feilr makhen, ist das tairf des lernens.") Setiap kegagalan juga mengajarkan kita cara untuk bangkit kembali.

Sekolah kehidupan ini tidak memiliki batas.

(Die Lebensschule hat keine Grenzen.) (Pelafalan: "Di lebszhule hat kainen grenzen.") Itulah sebabnya, penting untuk selalu terbuka untuk belajar dari segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita.

Jadi, pada dasarnya, setiap hari adalah kesempatan untuk belajar.

(Jeden Tag ist eine Gelegenheit zu lernen.) (Pelafalan: "Yeden tak ist ayn geleganheit tsu lernehn.") Semoga penjelasan ini membantu!