Schüler, die nicht lernen, sind wie Fischer ohne Netz.
"Schüler, die nicht lernen, sind wie Fischer ohne Netz." Dalam kalimat ini, ada dua bagian yang penting untuk dipahami.
Pertama adalah "Schüler, die nicht lernen" (pelafalan: [ˈʃyːlɐ diː nɪçt ˈlɛʁnən]) yang berarti "pelajar yang tidak belajar." Ini menunjukkan bahwa jika seorang pelajar tidak belajar, mereka tidak akan mendapatkan pengetahuan yang diperlukan.
Bagian kedua adalah "sind wie Fischer ohne Netz" (pelafalan: [zɪnt viː ˈfɪʃɐ ˈoːnə nɛts]), yang berarti "seperti nelayan tanpa jaring." Ini berarti bahwa seorang pelajar yang tidak belajar adalah seperti nelayan yang tidak punya alat untuk menangkap ikan.
Tanpa alat (atau dalam konteks ini, tanpa belajar), mereka tidak bisa mencapai tujuan mereka.
Contoh: Jika kamu ingin mendapatkan nilai baik di sekolah (Wenn du gute Noten in der Schule bekommen möchtest), kamu harus belajar dengan serius (musst du ernsthaft lernen).
Jika tidak, kamu tidak akan siap untuk ujian (sonst bist du nicht auf die Prüfung vorbereitet).
Jadi, "Schüler, die nicht lernen, sind wie Fischer ohne Netz" mengingatkan kita bahwa belajar sangat penting agar kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, sama seperti seorang nelayan memerlukan jaring untuk menangkap ikan.