La resilienza è fondamentale durante le emergenze.
La resilienza è fondamentale durante le emergenze.
(La re-si-li-en-za è fon-da-men-ta-le dur-an-te le e-mer-gen-ze.) Resilienza merujuk pada kemampuan kita untuk bangkit kembali setelah menghadapi kesulitan.
Saat terjadi darurat, seperti bencana alam, sangat penting untuk memiliki sikap ini.
Contoh: Misalnya, jika terjadi banjir, kita perlu tetap tenang dan mencari cara untuk membantu diri sendiri dan orang lain.
Dalam situasi ini, kita bisa berkata, "Dobbiamo trovare soluzioni." (Do-bbia-mo tro-var-e so-lu-zio-ni.) Artinya adalah "Kita harus mencari solusi." Ketika kita memiliki resilienza, kita dapat berpikir positif dan tidak menyerah.
Kita bisa mengatakan, "Insieme possiamo superare questa difficoltà." (In-sie-me pos-si-a-mo su-pe-ra-re ques-ta dif-fi-col-tà.) Ini berarti "Bersama-sama kita bisa mengatasi kesulitan ini." Seiring waktu, dengan latihan, kita akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan.
Inilah sebabnya, la resilienza è fondamentale.
(la re-si-li-en-za è fon-da-men-ta-le.)