Estar en el banquillo Berdiri di bangku cadangan
' Estar en el banquillo ' (es-tar en el ban-ki-jo) adalah ungkapan dalam bahasa Spanyol yang artinya ‘Berdiri di bangku cadangan’ dalam bahasa Indonesia.
Ungkapan ini sering digunakan dalam konteks olahraga, terutama dalam permainan sepak bola, untuk menggambarkan posisi pemain yang tidak sedang bermain di lapangan tetapi siap untuk bermain jika diperlukan.
Dalam situasi olahraga, seorang pemain yang 'está en el banquillo' (es-ta en el ban-ki-jo) adalah pemain yang duduk di bangku cadangan, menunggu kesempatan untuk masuk ke lapangan bermain.
Misalnya, ketika pelatih merasa bahwa seorang pemain perlu diganti, dia akan memanggil pemain dari bangku cadangan untuk masuk ke dalam permainan.
Contoh dalam kalimat: 1. En el partido de fútbol, José está en el banquillo (hen el par-ti-do de fút-bol, Ho-se es-ta en el ban-ki-jo) porque su equipo tiene otros jugadores que están actuando bien.
(Dalam pertandingan sepak bola, José berdiri di bangku cadangan karena timnya memiliki pemain lain yang bermain dengan baik.) 2. La semana pasada, Paula estuvo en el banquillo (la se-ma-na pa-sa-da, Pau-la es-tu-vo en el ban-ki-jo) durante todo el partido.
(Minggu lalu, Paula berada di bangku cadangan selama seluruh pertandingan.) Ungkapan ini dapat digunakan juga dalam konteks lain, tidak hanya dalam olahraga.
Misalnya, Anda bisa berkata bahwa seseorang mungkin 'está en el banquillo' dalam karir mereka, artinya mereka belum mendapatkan kesempatan yang tepat tetapi masih menunggu kesempatan untuk bersinar.
Jadi, jika Anda menemui ungkapan ini dalam percakapan atau membaca tentangnya dalam buku, Anda dapat mengerti bahwa itu merujuk pada seseorang yang siap untuk mengambil peran aktif tetapi saat ini tidak sedang terlibat langsung.