What is the emergency exit protocol? Apa protokol pintu darurat?
Emergency Exit Protocol (Protokol Pintu Darurat) adalah langkah-langkah yang harus diikuti selama keadaan darurat untuk memastikan keamanan semua orang.
Berikut adalah penjelasan dalam bahasa Indonesia dan English.
1. Identifikasi Pintu Darurat (Identify the Emergency Exits) : Sebelum kejadian darurat, penting untuk tahu di mana pintu darurat berada.
*Make sure to look for exit signs* yang menunjukkan jalan keluar.
Pelafalan: [ai'dentifikasi 'pintu darurat] 2. Tenangkan Diri (Stay Calm) : Jika ada keadaan darurat, *it's important to stay calm*.
Tidak perlu panik agar bisa berpikir jernih.
Pelafalan: [tenang'kan diri] 3. Ikuti Petunjuk (Follow Instructions) : Dengarkan petunjuk dari petugas atau pengumuman.
*They will guide you to safety*.
Pelafalan: [ikuti pe'tunjuk] 4. Gunakan Pintu Darurat (Use the Emergency Exit) : Saat keluar, *go directly to the nearest emergency exit* dan jangan berhenti untuk mengambil barang-barang pribadi.
Pelafalan: [gun'akan pintu darurat] 5. Jangan Gunakan Lift (Do Not Use Elevators) : Selama keadaan darurat, *do not use elevators*, karena sangat berbahaya.
Pelafalan: [jan'gkan 'gunakan lift] 6. Berkumpul di Titik Kumpul (Gather at the Assembly Point) : Setelah keluar, *go to the designated assembly point* untuk memastikan semua orang aman.
Pelafalan: [ber'kumpul di 'titik kumpul] Contoh Situasi (Example Situation) : Jika ada kebakaran di gedung, *first, stay as calm as possible*.
*Look for the nearest exit signs*.
Lalu, *follow the escape route* dan gunakan pintu darurat.
Jangan lupa untuk *do not use the elevator*.
Setelah keluar, *meet at the assembly point*.
Dengan mengikuti protokol ini, kita bisa memastikan bahwa semua orang dapat keluar dengan aman dari situasi darurat.