Ink speaks louder than words. Tinta berbicara lebih keras daripada kata-kata.
"Ink speaks louder than words" (tinta berbicara lebih keras daripada kata-kata) adalah sebuah ungkapan yang berarti tulisan (atau dokumen) dapat menyampaikan pesan yang lebih kuat atau lebih jelas dibandingkan hanya berbicara.
Rincian dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia: 1. Meaning (Makna) : The phrase means that written words have a strong impact (ungkapan ini berarti bahwa kata-kata yang tertulis memiliki dampak yang kuat).
- Pelafalan: "Ink speaks louder than words" (/ɪŋk spiːks ˈlaʊdər ðæn wɜːrdz/) 2. Examples (Contoh) : - A letter can express your feelings better than just saying "I love you." (Sebuah surat bisa mengekspresikan perasaanmu lebih baik daripada hanya mengatakan "Aku mencintaimu.") - Pelafalan: "A letter can express your feelings" (/ə ˈlɛtər kən ɪkˈsprɛs jʊər ˈfiːlɪŋz/) 3. Usage (Penggunaan) : Often used when discussing important documents or contracts (sering digunakan saat membahas dokumen penting atau kontrak).
- For example, a signed agreement is more powerful than verbal promises.
(Contohnya, sebuah perjanjian yang ditandatangani lebih kuat daripada janji lisan.) - Pelafalan: "A signed agreement is more powerful" (/ə saɪnd əˈɡriːmənt ɪz mɔːr ˈpaʊərfəl/) 4. Conclusion (Kesimpulan) : In many situations, writing can keep records and provide proof (Dalam banyak situasi, menulis dapat mencatat dan memberikan bukti).
- Pelafalan: "Writing can keep records" (/ˈraɪtɪŋ kæn kiːp ˈrɛkərdz/) Dengan ungkapan ini, kita bisa memahami bahwa tulisan memiliki kekuatan yang tidak bisa diabaikan.
Writing helps ensure that our words are remembered and acknowledged (Menulis membantu memastikan bahwa kata-kata kita diingat dan diakui).