Sending a letter is like sending a piece of yourself. Mengirim surat seperti mengirim sepotong dirimu.
Mengirim surat (sending a letter) adalah cara yang istimewa untuk berbagi pikiran dan perasaan kita dengan orang lain.
Ketika kita menulis surat, seolah-olah kita mengirimkan sepotong diri kita (a piece of yourself) kepada penerima.
Ini karena surat mengandung pikiran, emosi, dan kepribadian kita.
Contohnya, jika kamu menulis surat kepada sahabatmu, kamu mungkin akan berbagi cerita tentang kehidupanmu (sharing stories about your life), harapan, dan mimpi-mimpi.
Ketika mereka membaca suratmu, mereka tidak hanya membaca kata-kata, tetapi juga merasakan seolah-olah kamu ada di sana bersama mereka.
Pelafalan: "Mengirim surat, like sending a piece of yourself." Selain itu, dalam surat, kita bisa mengekspresikan perasaan dengan lebih mendalam.
Misalnya, kamu bisa menulis, "Aku sangat merindukanmu," (I really miss you) dan itu mencerminkan bagaimana kamu merasa.
Ketika temanmu menerima surat itu, mereka bisa merasakan kehangatan (warmth) dari kata-katamu, seolah-olah kamu memberikan sebuah pelukan (hug) dari jauh.
Pelafalan: "I really miss you, seolah-olah kamu sedang memberikan sebuah pelukan." Jadi, dapat dikatakan bahwa mengirim surat (sending a letter) adalah seperti berbagi sepotong jiwa dengan orang yang kita cintai, dan itu membuat hubungan kita menjadi lebih dalam (deeper).