2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | Chinese (Traditional)

民俗 Folklor

民俗 (mínsú) atau folklor adalah istilah yang mengacu pada tradisi, kepercayaan, dan praktik budaya dari suatu kelompok masyarakat.

Dalam bahasa Indonesia, kita bisa menyebutnya sebagai "folklor".

民俗 (mínsú) mencakup berbagai aspek, seperti cerita rakyat, lagu-lagu tradisional, tarian, dan ritual.

Misalnya, di Indonesia, ada cerita rakyat seperti "Malin Kundang", yang mengisahkan seorang anak yang durhaka kepada ibunya.

Cerita ini mengajarkan nilai penghormatan kepada orang tua.

Dalam bahasa Mandarin, kita bisa mengatakan "例如,印尼有一個故事叫做《馬林·昆丹》,講述了一個不孝的孩子的故事。" (lìrú, Yìnní yǒu yīgè gùshì jiàozuò "Mǎlín Kūndān", jiǎngshùle yīgè bùxiào de háizi de gùshì.) Dalam konteks民俗 (mínsú), kita juga menemukan berbagai festival.

Di Indonesia, contoh festival yang terkenal adalah "Hari Raya Nyepi", yang merupakan tahun baru bagi umat Hindu di Bali.

Dalam Mandarin, kita bisa mengatakan "在印尼,著名的節日是「涅槃日」,是巴厘島的印度教新年。" (zài Yìnní, zhùmíng de jiérì shì "Nièpán rì", shì Bālǐdǎo de Yìndùjiào xīnnián.) Selain itu,民俗 (mínsú) juga melibatkan makanan tradisional.

Di Indonesia, kita bisa menemukan makanan seperti "nasi goreng" atau "rendang".

Dalam Chinese (Traditional), kita bisa menyebutnya "在印尼,我們可以找到傳統食物,例如「炒飯」或者「仁當」。" (zài Yìnní, wǒmen kěyǐ zhǎodào chuántǒng shíwù, lìrú "chǎofàn" huòzhě "réndāng".) Dengan memahami民俗 (mínsú), kita belajar menghargai dan melestarikan budaya suatu masyarakat.

Seperti yang diucapkan dalam Mandarin, "理解民俗我們可以更好地珍惜和保護一個社會的文化。" (lǐjiě mínsú wǒmen kěyǐ gèng hǎo de zhēnxī hé bǎohù yīgè shèhuì de wénhuà.)