A problem shared is a problem halved. Masalah yang dibagi adalah masalah yang setengah.
'A problem shared is a problem halved' (A problem shared is a problem halved - ˈə ˈprɒbləm ʃɛrd ɪz ə ˈprɒbləm hævd) adalah suatu peribahasa yang berarti bahwa jika kamu membagikan masalahmu kepada orang lain, masalah itu akan terasa lebih ringan atau lebih mudah dihadapi.
Ini menunjukkan betapa pentingnya berbagi dan mendapatkan dukungan dari orang lain saat kita menghadapi kesulitan.
Contoh: Misalnya, jika kamu mengalami kesulitan dalam belajar, kamu bisa membagikan perasaan dan kesulitanmu kepada temanmu (for example, if you're having trouble studying, you can share your feelings and difficulties with your friend).
Dengan berbagi, temanmu bisa membantumu dengan informasi atau tips.
Ini membuat bebanmu terasa lebih ringan.
Jadi, ketika kita berbagi masalah, kita tidak hanya mencari solusi, tetapi juga mendapatkan dukungan emosional dari orang lain.
Ini membuat kita merasa tidak sendirian dalam menghadapi masalah kita.
In conclusion, 'A problem shared is a problem halved' teaches us that sharing our issues can make them easier to handle (mengajarkan kita bahwa membagikan masalah kita bisa membuatnya lebih mudah untuk ditangani).