2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | English

Can we schedule a follow-up meeting? Bisakah kita jadwalkan rapat lanjutan?

“Can we schedule a follow-up meeting?” (Bisakah kita jadwalkan rapat lanjutan?) adalah frasa yang digunakan untuk meminta penjadwalan pertemuan berikutnya setelah pertemuan sebelumnya.

Ini biasanya dilakukan untuk membahas lebih lanjut atau menyelesaikan sesuatu yang belum selesai.

Penjelasan Dalam Bahasa Indonesia dan English: 1. “Can we” (Bisakah kita) - Ini adalah cara sopan untuk meminta sesuatu.

- Pelafalan: /kæn wiː/ - Contoh: "Can we go to the park?" (Bisakah kita pergi ke taman?) 2. “Schedule” (Jadwalkan) - Berarti merencanakan waktu untuk sesuatu.

- Pelafalan: /ˈskɛdʒ.

ʊl/ - Contoh: "We need to schedule a time for our project." (Kita perlu menjadwalkan waktu untuk proyek kita.) 3. “A follow-up meeting” (Rapat lanjutan) - Ini berarti pertemuan yang dilakukan setelah pertemuan yang sudah ada, biasanya untuk memeriksa perkembangan atau membahas hal-hal yang belum dibahas.

- Pelafalan: /ˈfɒl.

oʊ.

ʌp ˈmiː.

tɪŋ/ - Contoh: "The follow-up meeting will help us understand the next steps." (Rapat lanjutan akan membantu kita memahami langkah selanjutnya.) Contoh Penggunaan: - Dalam percakapan: - A: "I think we need more time to discuss our project." - B: "Yes, I agree.

Can we schedule a follow-up meeting?" - (A: "Saya pikir kita perlu lebih banyak waktu untuk membahas proyek kita." B: "Ya, saya setuju.

Bisakah kita jadwalkan rapat lanjutan?") - Pelafalan keseluruhan frasa: “Can we schedule a follow-up meeting?” - /kæn wiː ˈskɛdʒ.

uːl ə ˈfɒl.

oʊ.

ʌp ˈmiː.

tɪŋ/ Dengan menggunakan frasa ini, kita bisa menunjukkan bahwa kita ingin melanjutkan diskusi dan bekerja sama lebih lanjut.