Chaque compétence a ses débuts. Setiap keterampilan dimulai dari suatu tempat.
'Chaque compétence a ses débuts' (shak keh-ehmpetah ah seh deh-byoo) berarti bahwa setiap keterampilan dimulai dari suatu tempat yaitu kita tidak dapat langsung mahir dalam sesuatu tanpa melalui proses belajar.
Setiap ahli atau profesional suatu bidang pernah memulai dari nol.
Contoh dalam hidup sehari-hari adalah belajar bermain piano.
Pada awalnya, kita mungkin hanya bisa memainkan beberapa not sederhana.
Seperti dalam bahasa Prancis, ketika kita mulai belajar, kita hanya tahu beberapa kata dasar.
Misalnya, "Bonjour" (bohn-zhoor) berarti 'selamat pagi'.
Seiring waktu dan latihan, kita menjadi lebih baik.
Dalam bahasa Prancis, kita bisa mulai membuat kalimat sederhana.
Contohnya: "Je m'appelle [nama Anda]" (zhuh mah-pehl [nama Anda]) yang berarti 'Nama saya [nama Anda]'.
Penting untuk diingat bahwa semua keterampilan memerlukan latihan.
Misalnya, jika kita ingin menjadi mahir dalam memasak, kita harus mulai dengan resep yang sederhana seperti 'omelet' (omlet) sebelum bisa mencoba masakan yang lebih kompleks.
Jadi, 'Chaque compétence a ses débuts' mengingatkan kita bahwa proses belajar itu bertahap.
Selalu ada awal untuk setiap keterampilan yang kita inginkan.