Chutar o balde Menendang ember
'Chutar o balde' é uma expressão idiomática em Português que significa "menyerah" atau "tidak peduli lagi" terhadap suatu situasi.
Pelafalan: /ʃuˈtaʁ u ˈbaw.
dʒi/.
Dalam bahasa Indonesia, kita bisa mengartikan ungkapan ini sebagai "menendang ember", di mana 'ember' merepresentasikan sesuatu yang pernah penting, tetapi sekarang diabaikan.
Contoh dalam kalimat: - "Setelah berusaha keras dan tidak ada kemajuan, ele decidiu chutar o balde." - Dalam bahasa Indonesia: "Setelah berusaha keras dan tidak ada kemajuan, dia memutuskan untuk menendang ember." Konteks yang sering muncul untuk ungkapan ini adalah ketika seseorang merasa frustrasi dan menganggap semua usaha yang telah dilakukan sia-sia.
Dalam situasi seperti itu, bisa juga diiringi dengan perasaan lepas dari beban.
Contoh lainnya: - "Ela estava tão cansada daquele trabalho sem recompensa que resolveu chutar o balde e pedir demissão." - Dalam bahasa Indonesia: "Dia sangat lelah dengan pekerjaan itu yang tidak memberikan imbalan, jadi dia memutuskan untuk menendang ember dan mengundurkan diri." Dengan memahami ungkapan ini, kita dapat menggunakan 'chutar o balde' untuk mengungkapkan saat-saat di mana seseorang merasa sudah tidak ada harapan, sama seperti menendang ember yang tidak lagi digunakan.