2026 sangseek.com selection: restaurants & cafes
Have a look if you are looking for a recently opened hotel

Indonesian | Korean

기술은 꽃을 피운다, 그러나 뿌리는 사람이다. Teknologi mekar, tetapi akarnya adalah manusia.

'기술은 꽃을 피운다, 그러나 뿌리는 사람이다.' (gisureun ggocheul piunda, geureona ppurineun saramida) adalah sebuah ungkapan yang memiliki makna mendalam tentang hubungan antara teknologi dan manusia.

Ungkapan ini bisa diartikan sebagai "Teknologi mekar, tetapi akarnya adalah manusia." Penjelasan: Ketika kita berbicara tentang 기술 (gisul - teknologi), kita sering kali melihat kemajuan dan inovasi yang luar biasa dalam berbagai bidang seperti komputer, jaringan, dan robotika.

Teknologi memang seperti bunga yang mekar (꽃 - kkot) sangat indah dan menakjubkan.

Misalnya, smartphone yang kalian gunakan setiap hari dapat dianggap sebagai bunga dari teknologi, karena semuanya terlihat modern dan canggih.

Namun, meskipun teknologi sangat penting, akar dari setiap teknologi adalah 사람 (saram - manusia).

Tanpa manusia, tidak ada yang menciptakan atau mengembangkan teknologi tersebut.

Manusia yang memberikan ide, kreativitas, dan usaha untuk membuat semua inovasi tersebut.

Contohnya, penciptaan aplikasi seperti KakaoTalk atau WhatsApp hanya mungkin karena gagasan dan kerja keras manusia.

Contoh dalam kalimat: 1. 텔레비전 (telebijeon - televisi) 기술은 우리 생활을 많이 변화시켰다.

(gisul-eun uri saenghwal-eul manhi byeonhwasikyeotda) - Teknologi televisi telah banyak mengubah kehidupan kita.

2. 그러나, 그것을 만든 사람들 없이는 아무것도 없다.

(geureona, geugeos-eul mandeun saramdeul eobsi-neun ameosdo eopda) - Namun, tanpa orang-orang yang membuatnya, tidak ada yang bisa terjadi.

Secara keseluruhan, ungkapan ini mengajarkan kita bahwa walaupun teknologi sangat canggih dan penting, pada akhirnya, manusia tetap adalah faktor utama yang membuat semuanya mungkin.

Jadi, kita tidak boleh melupakan kontribusi dan peran manusia dalam segala bidang, terutama dalam pengembangan teknologi.